Dinpermades Rembang Wajibkan Pemdes Lakukan Transaksi Non-Tunai, Berikut Rinciannya

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Rembang mewajibkan seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) untuk melakukan transaksi non-tunai. Penggunaan transaksi tunai dibatasi maksimal penarikan Rp 5 juta,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemberdayaan Pemerintahan Desa (P3D) Dinpermades Rembang, Nur Sahid.

Nur Sahid menjelaskan bahwa penerapan Cash Management System (CMS) digunakan untuk melaksanakan transaksi non-tunai. “Sampai dengan kemarin sudah ada 229 desa di 11 kecamatan yang telah menerapkan sistem pembayaran ini,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa ada beberapa kegiatan yang masih dapat dibayarkan dengan cara tunai, dengan batasan maksimal penarikan Rp 5 juta. “Untuk kegiatan yang rutin itu kan tidak terlalu besar. Dibatasi Rp 5 juta, untuk beli snack, makan minum, rapat-rapat,” jelasnya.

Namun, ia menambahkan bahwa pembayaran upah tukang dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) masih diperbolehkan menggunakan transaksi tunai, karena sebagian warga di desa belum memiliki rekening. “Kalau nanti warga sudah ada rekening, saya yakin ya akan di transfer semua,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan