Konstelasi Pilkada Jepara 2024: ASN Luluk Agus Yulianto Mencalonkan Diri, Pj Bupati Ingatkan Aturan

Credit: Wikipedia

Pilkada Jepara 2024 masih dalam konstelasi yang sangat cair dengan banyaknya nama yang muncul sebagai bakal calon bupati (bacabup) atau bakal calon wakil bupati (bacawabup). Salah satu nama yang mencuat adalah Luluk Agus Yulianto, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai pejabat fungsional di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora).

Melalui gerbong relawan Bolone Mase yang berafiliasi dengan Gibran Rakabuming Raka, Luluk mendaftar di berbagai partai politik (parpol) sebagai bacabup. Namun demikian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara menyatakan bahwa izin cuti Luluk di luar tanggungan negara masih dalam proses di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Menyikapi hal ini, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta mengingatkan bahwa ASN yang ingin mencalonkan diri dalam Pilkada harus memahami etika dan aturan yang berlaku. Edy menegaskan bahwa ASN yang ingin mendaftar harus mengajukan izin terlebih dahulu dan jika terpilih, harus mengundurkan diri dari jabatan ASN.

“Paling tidak ijin lah mau mendaftar, nanti kita sampaikan agar cepat untuk mengajukan pengunduran diri (sebagai ASN),” ujar Edy.

Meskipun demikian, Edy tidak melarang ASN atau pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara untuk ikut serta dalam Pilkada, karena hal itu merupakan hak setiap warga negara. Namun, Edy menekankan pentingnya menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada, baik sebagai peserta maupun terlibat dalam kegiatan kampanye.

“ASN mau mendaftar ya boleh-boleh aja, tetapi kan harus sesuai dengan aturan yang ditentukan. Jadi ASN kalau mau jadi bupati ya boleh, itu kan haknya masing-masing,” katanya.

Edy juga meminta agar para ASN yang ingin maju dalam Pilkada harus terbuka dan tidak bergerak secara diam-diam dalam politik tanpa berkoordinasi dengan pemerintah.

“Himbauan untuk menjaga kondusifitas wilayah atau daerah menjelang Pilkada menjadi salah satu poin penting yang ditekankan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *