Pilkada Kudus 2024 Semakin Memanas: Mantan Bupati Hartopo Tersiar Kabar Ber-KTA Gerindra

Credit: Wikipedia

Pilkada Kudus 2024 semakin mendekati waktu pendaftaran, namun malah semakin banyak kejutan yang dilakukan para calon bupati dan wakil bupati. Salah satu kejutan terbesar adalah munculnya kabar bahwa Mantan Bupati Kudus, Hartopo, tiba-tiba dikabarkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra.

Informasi tentang Hartopo yang sudah memiliki KTA Gerindra muncul melalui foto KTA tersebut yang beredar di salah satu grup WhatsApp. KTA tersebut bahkan telah ditandatangani langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Sekretaris Jenderal, Ahmad Muzani.

Bacaan Lainnya

Kabar ini cukup mengejutkan mengingat saat masih aktif sebagai bupati, Hartopo pernah menyatakan dirinya adalah kader 100 persen dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hartopo juga sempat mengurus pemulihan statusnya sebagai kader PDIP setelah dipecat pada tahun 2018 lalu. Selain itu, dia juga pernah mengikuti beberapa agenda dari PDIP.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kudus, Sulistiyo Utomo, telah menyebutkan bahwa ada tiga kader Gerindra yang maju dalam penjaringan Pilkada Kudus 2024. Namun, Sulis enggan menyebutkan siapa saja kader tersebut, kecuali bendaharanya, Sandung Hidayat.

Namun, seiring berjalannya waktu, Bellinda Birton, wakil dari Samani Intakoris, juga menyatakan bahwa dia memiliki kartu anggota Gerindra. Jika hal ini benar, maka Hartopo adalah kader ketiga dari Partai Gerindra yang ikut dalam penjaringan calon bupati Kudus untuk Pilkada.

Ketua DPC Partai Gerindra Kudus, Sulistyo Utomo, saat dikonfirmasi pada Jumat (24/5/2024), mengatakan bahwa KTA Gerindra yang dimiliki Hartopo bisa saja diajukan secara online. Hal ini sama dengan kasus yang terjadi pada Bellinda Birton.

Meskipun begitu, Sulis menegaskan bahwa DPC Gerindra Kudus belum pernah memproses pengajuan KTA dari Hartopo.

“Saat sebulan lalu kami mendengar kabarnya, namun kami belum turun melakukan verifikasi. KTA memang bisa diakses oleh siapapun yang berminat dengan Partai Gerindra, asal memiliki KTP Indonesia dan bersedia mengikuti Aturan Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerindra, semua orang bebas mendaftar secara online,” ujarnya.

Meskipun begitu, Sulis mengaku cukup senang dengan perkembangan ini. Hal ini menunjukkan bahwa Partai Gerindra cukup diminati oleh para calon potensial.

“Tentu saja saya senang dengan banyaknya calon potensial yang ternyata merupakan anggota Partai Gerindra,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *